Mengenai Saya

Foto saya
I love writing, learning, cooking, watching some cartoon films such, sponge Bob, naruto, the legend of Aang.

Senin, 18 Januari 2021

#Day21Jan2021AISEIWritingChallangeEntertainingInMyPodcastHorrorstoryFreeSoulFollowedMe

 



FREE SOUL FOLLOWED ME!



Hi, I’ll be back in horror experience upon my life. Sometime, I told it to my students or my own daughter. It can not forget till now. How is the story? I’ll give it to you now

There was a long time ago, when I was at 17 years old,  I met some horror places which one of the Cipayung Camp in Bogor was.

We had a spare time to find new experience and fresh atmosphere by following the boys scout. After arriving from school to the camp, I with another students made tends surround what our teacher planned.

Then the last event was that we, the new students in boys scout, had promised to be in the boys scout rule at night.  In afternoon,  I heard  my friend in one group who got frieck  because she got talked to herself. But in our tend, she became horrible face which had chronicle-pale mimic, nervously hand and lips.

We were looked at her more and more, her face became extremely hysteric. She screamed out aloud my name, then she told everyone the haunting creature followed me since the sunset began.

The happy camp rose onto the bad, frightening and horrical camp. we planned at about three days camp. Because of the horrical night, we were not ongoing the promises for new boys scout.

The short moment after all, we went home earlier and my friend who was screaming all over the atmosphere were reluctantly weird. I thought it was the experience which made me shocked cause she always warned me to be careful with the soul. It haunted you after all.  



https://anchor.fm/diah-trisnamayanti/episodes/FREE-SOUL-HAUNTED-ME-ep569q

<iframe src="https://anchor.fm/diah-trisnamayanti/embed/episodes/FREE-SOUL-HAUNTED-ME-ep569q/a-a1plh1" height="102px" width="400px" frameborder="0" scrolling="no"></iframe>

Minggu, 17 Januari 2021

#Day19Jan2021AISEIWritingChallangeSTRATEGIKREATIFMEMBUATSISWAMEMBACA

STRATEGI  KREATIF 

MEMBUAT  SISWA MEMBACA 

Oleh Diah Trisnamayanti, S.S. 

SMK MedikaCom Bandung

                                                                                                                                     Gambar 1.koleksi pribadi

M

 embaca yang membosankan hilang dalam sekejap bila dikerjakan dengan bergotong royong. Pertimbangan having fun dikerjakan bersama siswa membuat pengambilan simpulan sesuai alur carita. Aplikasi padlet untuk mengakses bacaan membuat siswa tertarik bertahan dengan pengalaman barunya. Offline (Luring) atau Online (Daring) bukan penghalang. Strategi jigsaw menambah kesan “ketagihan” atau “penasaran” bagi para siswa untuk membaca sehingga mereka bisa menikmati perjalanan dan pengalaman unik lainnya. Daya ingat dan pemahaman dapat menjadi loncatan keberhasilan berliterasi.

Reka Teknik Baca

Teknik skimming dan scanning diperkenalkan pada siswa dalam membaca sehingga isi bacaan dapat mudah dicerna. Ketika siswa membaca prosesnya, melompat-lompat karena dia harus dapat membuat kesimpulan sendiri tentang materi bacaan dan menginformasikan sesuai gayanya. Itu akan terlihat saat dia menulis di padlet hasil bacaan per lembar. Sementara proses scanning diungkapkan oleh ketua kelompok setelah dia menuliskan dan menceritakan rangkuman naskah dari ide-ide pokok yang muncul. Sehingga informasi terangkum sempurna melalui gayanya bercerita di kelas. Kedua teknik di atas disampaikan oleh Kang Didik dalam Cara dan Strategi Membaca Hebat Mudah; https://www.kangdidik.com/2019/03/cara-dan-strategi-membaca-hebat-mudah.html menjadi dasar pengembangan kegiatan ini.

Strategi jigsaw dipadu dengan teknik skimming dan scanning memberikan kemudahan para siswa bereksplorasi memahami jejak makna cerita dalam buku sebagai bentuk keingintahuan yang tinggi melalui media Padlet.

        Dari penelitian Khairul Asri, M. Ikhsan, Marwan Marwan tentang “Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematis melalui penerapan pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Sekolah Menengah Atas” sudah terbukti, strategi jigsaw dapat membuat siswa lebih kreatif. Ini dikuatkan melalui pengalaman saya ketika masih menjadi mahasiswa tingkat pemula, saya diajak berdiskusi oleh dosen prosa yang menggunakan teknik Jigsaw. Suatu waktu, beliau meminta saya menceritakan sebuah bab di kelompok saya. Meskipun zaman sudah berubah. Ingatan baik masih terekam dengan baik juga. Oleh karena itu, saya mencoba sampai tahap Teknik skimming dan scanning yang belum dipadukan dengan penyimpanan di dalam padlet; sudah bisa membuat anak-anak berhasil mendapatkan pengalaman baru dari membaca.

         Termotivasi tantangan itu, strategi jigsaw berikut dapat digunakan dan dimodifikasi untuk materi pelajaran eksak sampai dengan non eksak; bahasa.

            

Tulis Jadwal Sederhana

          Guru perlu memastikan buku yang akan diberikan terlebih dahulu ketika akan memadu padankan strategi ini. Melalui buku, pokok bahasan dan strategi yang tepat membuat anak berada dalam perjalanan peristiwa dan menumbuhkan kenikmatan belajar membaca. Setelah itu, guru membagi tugas siswa dalam kelompok kecil di kelas.

          Agar lebih mudah pelaksanaan strateginya, guru perlu menyiapkan daftar isian tentang kapan dia dapat membaca, berapa banyak paragraf atau kalimat dalam buku terpilih. Siswa kemudian menuliskan catatan hasil membaca yang telah dibagi dalam jadwal. Meskipun sedikit, tulisan dianggap sebagai laporan diri yang disematkan di padlet.

          Siswa cukup mengingat apa yang dibacanya, kapan dia membaca dan apa yang dia ingat dalam buku saku sederhana. Catatan ini digunakan saat dia mendapat giliran menyampaikannya di depan kelompok kecil atau kelompok besar.  Siswa akan merasa optimistik dalam menyampaikan cerita ketika siswa bebas menggunakan bahasanya sendiri. Sementara jadwal dibuat siswa hanya sebagai cara mengemas kedisiplinan dalam membaca. 

Bermain di Kelompok Kecil

        Efektifitas membaca dimulai dengan menentukan jadwal tiap anak dan menyetor cerita untuk berbagi dengan teman kelompok kecil dibumbui sedikit tantangan pertanyaan yang berkaitan dengan cerita yang dibaca, lebih baik yang bukan e-book. Cerita yang lebih mudah sebagai awal akan membuat mereka bergairah. 

    Selanjutnya siswa dibagi ke dalam kelompok kecil terdiri dari 3-5 orang, diarahkan membangun konsep kelompok sendiri dengan mengangkat pemimpin beserta peraturan singkat. Tiap kelompok kecil diberikan tantangan yang berbeda begitupun siswa yang ada di dalam kelompok tersebut. Tantangan diberikan sebagai kunci penulisan materi yang akan diceritakan. Kunci kata penulisan dianggap sebagai temuan, perolehan dan keterserapan terhadap ilmu yang dibaca untuk dikaitkan dengan kunci kata tantangan lain, Jim Kwik dalam Learn how to read faster and learn better with Jim Kwik “ menyampaikan bahwauntuk menemukan, memperoleh dan mengingat kembali keterserapan bacaan dengan membaca selama 15 menit diperlukan teknik khusus 


                                                                                                                                                                                                                                                                              
                                                                                                                                                                                                                                Gambar 2 .koleksi pribadi

Kita ambil contoh melalui buku Budak Teuneung:

                         Gambar 3.koleksi perpustakaan sekolah


Bulan ini, kelas XI RPL A di SMK X akan diberikan bacaan Bahasa Sunda  Judul Buku: Budak Teuneung; di dalam buku tersebut terdapat 56 halaman, ada 8 bab yang isinya berbeda. Guru di kelas membagi kelompok kecil sesuai bab yang ada. Bila banyak siswa XI RPL A adalah 41 maka otomatis, jumlah anggota  per kelompok 5  – 6 orang. Kegiatan ini diberikan waktu sekitar 10-20 menit.



                                         Gambar 4 .koleksi perpustakaan sekolah


Dalam salah satu bab berjudul “Nandokeun Baju” jumlah 5 halaman bacaan, siswa dibagi satu orang satu halaman bacaan. Tantangan kelompok yang diberikan guru adalah ceritakan pengalaman apa yang disampaikan penulis dalam buku itu. Ditulis menggunakan gaya bahasa perorangan dengan banyak kata 25 sampai dengan 100.  Cerita disampaikan di kelompok besar setelahnya.


 Gambar 5 .koleksi perpustakaan sekolah

Tantangan per siswa diberikan guru yaitu kosakata “Nganjuk” pada bacaan di halaman pertama dengan perintah  “tolong diceritakan kembali tentang ‘nganjuk’ versi emak sebagai tokoh cerita dan tokoh ‘Warji’. Siswa menuliskan sebanyak 10 sampai dengan 25 kata dan memadukan cerita versi dia. Setelah itu, jadilah simpulan bacaan yang dimasukkan dalam Padlet, begitu seterusnya. Apabila semua anggota kelompok sudah mengisi, siswa berhasil melewati tantangan dengan baik. Harus diberikan apresiasi tentunya berupa hadiah. 

Gambar 6 .koleksi pribadi

 Nilai atau buku saku bisa jadi hadiah untuk memotivasi kemandirian dan tanggungjawab kelompok. Ada hadiah maka ada hukuman bagi yang terlambat menyetor. Hukumannya bermain game kosakata pelajaran yang berlangsung; cukup dengan game sederhana menebak kosakata kelompok lain yang ada di padlet. Jika di padlet ada kata “Emak, Warji, Ambu Ijem, Juragan Lurah, Asep Onon, Si Begu”, pertanyaan berkaitan dengan tokoh  tersebut atau mengkaitkan dengan materi yang akan dibahas.

Ini hanya bisa dikerjakan oleh satu kelompok dalam satu kali pertemuan. Tetapi kegiatan ini bisa memberikan manfaat sebagai engagement pada mata pelajaran yang diampu oleh guru; bisa juga terlepas. Siswa diharapkan tidak terbebani dengan cara ini.

Berpacu di Kelompok Besar

 


Gambar 7 .koleksi pribadi




Tiap pemimpin berpacu menceritakan apa yang telah dibaca untuk dibagikan pengalaman yang didapat sebelum, selama dan setelah membaca serta menjadikan sebuah rangkuman cerita diungkapkan dengan gaya sendiri. Kelompok lain dapat memberikan dukungan, pertanyaan atau kritikan yang gaya penyampaian interaktif bebas. Di kelas daring, mereka bisa mengirimkan emoji tentang perasaan mereka setelah menyimak cerita.

       Melalui strategi ini, padlet sebagai media pendukung membantu guru mengambil informasi kemampuan siswa dalam menuliskan, mengingat dan membaca kesimpulan cerita yang berbeda di tiap bab. Latihan ini menjadi gerakan literasi membaca dan menulis yang efektif serta menantang. Sebaliknya, guru juga dapat merekam gambaran siswa yang memiliki kesulitan membaca dan menghitung untuk dibimbing berkala.  

 

#KelasKreatif-AISEI





#Day17Jan2021AISEIWritingChallangeBelajarBerbagaiAplikasiBersamaKelasKreatifdanPSSDM

 


BELAJAR BERBAGAI APLIKASI

BERSAMA KELAS KREATIF DAN PSSDM

Kemarin, tanggal 16 Januari 2021 adalah hari yang sangat direncanakan oleh saya untuk mempelajari materi kompetensi IT sebagai bentuk dukungan pembelajaran pada siswa-siswa saya yang sudah antusias masuk kelas. Minggu lalu ilmu Canva, disampaikan dengan cantik dan menarik oleh dua guru keren.

Ketika tiba-tiba Pak Ivan dan Pak Dadan menyampaikan Menti meter, asli saya bolak-balik masuk dan tidak paham penggunaannya. Masuk lagi dengan google mail; klak klik tidak masuk-masuk dan tidak terlihat soal yang diberikan. Blass ndak ngerti. Keringat dingin keluar. Padahal bukan saya yang mengisi acara itu.

Pak Ivan memberikan penjelasan lebih cepat dari ngulik saya. Kejar terus; ilmu yang bisa didapat secara gratis, jangan jadi sia-sia. Penjelasan learning apps.org lumayan menantang pembelajarannya. Saya memang merencanakan kegiatan pembelajaran berbasis IT ini di kelas yang notabene, anak-anak yang hectic dengan game.

Minggu lalu ketika 3 tingkatan kelas dengan content bahasa Inggris yang berbeda, mereka dapat menyelesaikan tugas dengan mencengangkan. Mereka antusias. Kebetulan saya mencoba dengan kompetensi literasi mereka melalui Padlet.

“Jujur mereka bilang, awalnya susah,bu”, begitu kata mereka. Kemudian ditambahkan dalam chat ke private chat “ Seru juga” dan dia menyelesaikan tugas dengan waktu hanya 15 menit.

Subhanallah.

White board juga diperkenalkan dengan baik oleh Pak Ivan. Terlebih lagi ketika Ibu Pipit memberikan masukan tentang video. Bagaimana mengajarkan dengan video. Saya benar-benar mendapatkan durian runtuh. Karena selama ini saya membuat video yang durasinya sekalian panjang.

Ternyata dalam proses pembelajaran; melalui cara bertanya dasar dan lanjutan dapat dimasukkan melalui “video” untuk siswa; untuk tarik ulur “curious” materi, ibu Pipit yang lulusan Warwick University, London memberikan masukan yang dapat dengan mudah diimajinasikan bagaimana di kelas.  

Kendalanya, sekali lagi memang di jaringan. Kuota Kemendikbud yang diberikan adalah, 5gb untuk internet, 65 Gb kuota untuk zoom / google meet (khusus Kemendikbud dan guru belajar). Begitupun dengan anak-anak; mereka mendapatkan 5 gb internet dan 35 Gb kuota untuk zoom/ google.  Jika kuota internet habis, kuota 65 tidak dapat terpakai. Harus dipancing dengan membeli internet harian “ketengan Rp 4.000”.  Ini hanya informasi saja.

Materi yang dipaparkan sederhana dan menarik untuk dipelajari lebih dalam, itu yang saya rasakan. Terkadang, kita perlu bereksplorasi melihat kebutuhan di lapangan bila terjadi stagnan tanggapan terhadap konten belajar siswa.

Rencananya minggu depan saya akan membawa siswa menggunakan game dalam learning apps.org untuk materi konten yang sama dengan minggu lalu. Bismillah. Semoga lancar.

Terima Kasih PSSDM yang telah memfasilitasi guru-guru untuk belajar IT. Begitupun guru-guru pengisi kegiatan Pak Ivan, Ibu Pipit, Ibu Capri, Pak Dadan dan semua teman-teman yang bertanya. Informasi yang tergali membuat saya lebih kaya dengan informasi tentang macam-macam aplikasi untuk mendukung pembelajaran.   

 

 

       

 

#PSSDM-AISEI

#Kelas Kreatif-AISEI

#Monarch University


#Day15Jan2021AISEIWritingChallangeSYNOPSIS-AND-REVIEWFILM”ALHAMBRA”

 

SYNOPSIS:  MEMORIES OF THE ALHAMBRA

The story was begun with a seventeen-year-man named Jung See Ju created a new online  game in Granada, Spain. Because of his actually Korean, he expected to find the buyer from Seoul Company.  All things he created are so real to see such witchcraft or magic. He, with his online-game-friend namely Marco who was a hacker in Spain Drug-Gangster tried to conquer Joeng Seu-Joo by being offered his game to Cha Hyoeng Seok, the owner Neword Company, who had contradictory behaviour from the other director in J-One,  Yoo Jin Woo who always developed the scientific creation from the unknown programmer. Because of that See Ju expected to meet Yoo Jin Woo in Hostal Bonita owned by Joeng Hee Joo, his big sister.

Beside connecting with this new online game, Yoo Jin Woo who was orphan decided to go to Spain for See-Ju challenge of meeting him in Hostal Bonita which managed by Jung Hee Ju, the eldest sister of See Ju.  When Yoo Jin Woo succeeded to get the license of the game through Hee Ju signing of the letter, he got so many magical horrors of his life. He thought that the game had some error equipments on design even though he didn’t find it directly without trial in the game. The first he never met See Ju actually in Granada train Station, later on he killed Chang Hyoeng Seok in the game as a matter of fact his rival died for heart attack, he got lost his secretary Seo Jeon Hun when their being left Granada to Alhambra Palace, his position as director of J-One was only blown up, his second wife was affair with her manager before his divorcing and saying through media in Seoul that he was mad and killed his rival then secretary, ex-wife Su Jin was almost died for mental pressure of Prof. Cha Byoung Bun hoax in Seoul Media and his foster father Prof. Cha Byoung Bun was killed in the game with his greedy and selfish.

REVIEW FILM

        Alhambra genre is a science fantasy fiction film drama which has thriller, action, and romance. The stream of consciousness is like game addicted person who creates a game with the real condition where the players feel sensational as a gaming killer; to get a top rank of this game, the player must be killing his enemy or expanding to be a mutual knight who protect himself and his mutual in the war each day by using technologies to create virtual weapon or gun.

        Comparing with “Battle Royale” (Japanese film drama), I think that Alhambra is softer to be a thriller action drama. More actions is complicated tricky effects which are designed to rise the conflict in story.   

        The weapons or gun are able to find in virtual store which the trader is medieval knights. The scientific effect is strongest when the actors must face critical hit (game terms) such in a real life. There is Dungeon crawl (based ground) raised in many film effects as a place in which the supporting actor “Joeng Seu Joo (Master)”, Park Chanyoel, is in till the main actor “Yoo Jin Woo (Zinu)”, Hyun Bin, concord the game by throwing and repairing all damaged programmes then return Joeng Seu Joo to his family.  

        Not only that, scientific imagery in this korean drama has many features of gaming program such as PvP, RPG, IA, Wall hack, RTS, PvE, Persistent World, Open Beta and so on. Those are generally used in a game of  realistic film effect.

The tense is flowing naturally such a life scene. The problems is going through each part without missing things.The Actors and actress are interested in supporting this drama. The lighting is enough to be learning more about the theme. Sometime dark, dimmy or quiet. But when trial the game exhibits through people, it’s time to say “Amazing”

The humanis side is highlighted when Yoo Jin Woo met Joeng Hee Joo as a sister of the game Master “Seu Joo”. As if he were a generous person, he, who is an ambitious one to revenge from his losing his first wife to his enemy, would just help Hee Joo. In the end, he really realizes what Hee joo belief as he was done to save her brother as the strongest thing for making a good strategies to concord the game.

The romantic thing which is acted by Hun Bin and Park Shin hye are so terrific acting to be Yoo Jin Woo and Joeng Hee Joo who are the orphans need loving each other.

All this drama characters express the real characterization in human life. There are a greedy, ambitious,  lovely, humanis, hars, peaceful, cold, betrayal characterizations of this drama make you curious to know.

Up this drama, we have got leisure time as the game player and producer who finds some programmers for making a new hit game; it is the same that the audience is educated how the game business run on.

Watch out some qualities film or drama will set up our mind enhancing to creative design anything through deeply core in education system.


#Day13Jan2021AISEIWritingChallange“JAJANUNTUKBERPIKIR”;"BERPIKIRUNTUKJAJAN"SEBUAHDILEMA-PEMETAAN PENGETAHUAN KONSEP

 



“JAJAN UNTUK BERPIKIR" atau "BERPIKIR UNTUK JAJAN" 

SEBUAH DILEMA,

PEMETAAN PENGETAHUAN KONSEP


“Mang .. cireng, gehu sama lontong lima ribu“ teriak seorang siswa SMP.

“Siap”  Tukang gorengan pinggir jalan langsung sigap melakukan yang diminta pelanggan.

Kondisi di atas biasa dilihat dan dialami tiap orang; itulah keadaan ketika seseorang jajan. Orang tersebut memutuskan untuk memakan camilan yang dibeli di luar rumah, sama dengan dia jajan. Apa yang dimaksud Jajan?

Ternyata makna yang tertera dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring menyebutkan bahwa “Jajan” memiliki makna sempit dan makna luas. Makna sempitnya yaitu membeli makanan di warung atau luar rumah. Sementara makna luasnya dapat menjadi bermain perempuan.

 Jadi jajan secara umum adalah membeli makanan (nasi atau makanan ringan) di luar rumah/warung. Selanjutnya ketika Jajan untuk berpikir dilakukan oleh seorang siswa TK/SD, dia akan melihat kebutuhan untuk membeli benda yang disukai dengan uang yang dimiliki. Siswa itu pasti akan menggunakan pikirannya untuk mendapatkan informasi tentang harga, kuantitas, kualitas dari barang secara sederhana tersebut dengan konsep dasar. Berpikir kritis tentang sesuatu hal “Jajan”



Bahkan pengaruh orang di sekitarnya bisa membuat anak berpikir ulang ketika akan membeli sesuatu yang diinginkan. Pergulatan pikiran seorang anak dalam berpikir tentang apa yang akan dibeli tergantung ketetapan hati melalui pengetahuan dasar berpikirnya dari seorang ibu/ayah/orang tua. Apabila positif maka pembelajaran berpikirnya akan menjadi kuat secara positif tentang “jajan”, begitupun sebaliknya. Ini terjadi karena siswa TK/SD masih mencari bentuk dasar konsep berpikir dari “jajan”. Latihan berpikir “bijak” dan mengendalikan hawa nafsu perlu diperkenalkan sejak dini.

Berbeda bila Jajan dilakukan oleh siswa SMP/SMA. Konsep pertanyaan yang akan digali olehnya pasti berbeda. Jajan arti sempit, dilakukan karena terdesak kebutuhan dirinya terhadap konsumsi berpikir dari apa yang digali di dalam kelas atau di sekitarnya. Terkadang, Pemikiran yang menggelitik diupayakan mereka untuk mencoba “Take a journey”. Oleh karena itu harus Hati-hati dan bijak mengarahkan mereka. Apabila tidak diarahkan lebih baik, dia akan berpikir tentang “Jajan” dalam arti luas. Astagfirullah! Berpikir bersabar dan bijak mempertimbangkan hal secara positif.

Saya kira manusia membutuhkan sesuatu yang disebut “jajan”. Manusia menggunakan otaknya untuk berpikir sebelum melakukan jajan. 

1.   Maka tercetus pertanyaan di dalam benak, apa manfaat jajan?    

2.   Dimana sebaiknya kita jajan?

3.   Bagaimana membatasi jajan?

4.   Apakah ada hubungan jajan dengan kecerdasan?

Jajan secara khusus menekankan tentang membeli makanan yang digunakan untuk menambah asupan pada tubuh melalui zat yang terkandung di dalam jajanan tersebut agar tubuh tetap sehat dan memiliki imun yang baik. Kebersihan jajanan dan tempat penjaja makanan seharusnya menjadi pengetahuan yang diberikan pada anak selain kenikmatan di lidah.

Dengan kandungan gizi yang diperlukan sebelum makan siang atau malam, dapat diukur berdasarkan kebutuhan asupan untuk beberapa waktu. Jika tidak cermat, maka kesehatan lambung menjadi taruhan.

Memberikan pengetahuan dasar “jajan” untuk anak-anak sebagai bentuk berpikir untuk jajan. Apakah jajan itu diperlukan atau tidak; tergantung pengetahuan dan kebutuhan orang tersebut (anak).

Tidak salah jika semakin dewasa, manusia terkadang membutuhkan jajan setelah dia berekplorasi dalam kegiatan bekerja. Energi yang terkuras dalam bekerja terkadang membuat mereka harus melakukan Jajan meskipun telah membawa kudapan dari rumah.

Dilema pemetaan konsepnya dimana? Dilema manusia tentang “jajan” untuk berpikir atau berpikir untuk “jajan”. Semuanya mengacu pada penekanan Jajan dan pemetaan pola pikir seseorang. 

Ø  Contoh di bawah ini, mungkin yang pernah terjadi:

    Berpikir untuk Jajan

               Rodiah sudah sarapan pagi di rumah, ketika ada kudapan yang dibawa oleh temannya. Dia tertarik. Dia pasti menanyakan

1.   Beli dimana?

2.   Enak atau tidak?

3.   Berapa harganya?

4.   Apa saja kandungan dari jajan itu?

Sebagai bahan rujukan pikirannya; apakah akan membeli atau tidak, jajanan tersebut. Apa lagi setelah diketahui apa yang terkandung di dalamnya; bagaimana pengolahannya dan kondisi tempat pembuatan; penjajanya; higienis atau tidak, harga terjangkau atau tidak. Adalah pengaruh positif dalam berpikir.

Jelas di ilustrasi ini menggambarkan bagaimana manusia memetakan sebuah konsep yang berhubungan dengan “Jajan”, Dia sudah berpikir kritis tentang suatu hal tanpa sadar.

Jajan untuk Berpikir

 Budi, Santi dan beberapa orang lain bekerja di sebuah sekolah yang hari itu harus lembur karena sekolah mengadakan kegiatan open recruitment bekerjasama dengan industri. Begitiu banyak pekerjaan yang harus dilakukan. 

 Di tengah pekerjaan, hampir semua mengatakan lapar. Mereka sepakat untuk membeli beberapa kacang panggang, sereal, yoghurt kraker, buah-buahan, oatmeal.

Ternyata, snack yang dibeli di atas adalah jenis makanan yang memang dianjurkan ketika seseorang melakukan kerja lembur. Halodoc dalam www.halodoc.com/artikel/6-cemilan-sehat-untuk-lembur-di-kantor

Pada saat kerja lembur, produktivitas berpikir meningkat agar tetap berenergi dan gula dara tetap stabil; dibutuhkan camilan dengan karbohidrat berprotein tinggi, serat, nutrisi sehat, mengenyangkan, dapat menunda rasa lapar, menyehatkan pencernaan, segar, mudah mendapatkan, rendah glikemik dan mengenyangkan lebih lama. 

Untuk jajanan yang memiliki kandungan gizi yang baik, tentu akan membuat kebutuhan perbaikan sel-sel dalam tubuh setelah melakukan pekerjaan agar dapat terpenuhi secara baik.    

 Pendalaman konsep jajan bagi kebutuhan yang dimiliki seorang manusia merupakan kecerdasan lain yang tergali secara sadar atau tidak.

 Setidaknya manusia seharusnya mengingat bagaimana merawat apa yang Allah berikan dari tubuh manusia dengan mengkonsumsi makanan yang baik, sehat dan dibutuhkan oleh tubuh.

         Hubungan dengan konsep berpikir dan jajan yaitu apabila seseorang dengan keinginan “jajan” mampu membuatnya berpikir lebih khusus tidak lagi umum untuk diambil manfaat yang besar bagi tubuh (diri sendiri) dan lingkungan (orang lain) secara positif; berarti dia telah menggunakan otaknya untuk berpikir dalam sebuah kehidupan. Ini berguna untuk bertahan hidup lebih baik.

 

 

Daftar Pustaka

1.       www.halodoc.com/artikel/6-cemilan-sehat-untuk-lembur-di-kantor





#Day11Jan2021AISEIWritingChallangeCURCOL&MYSTORYTELLINGLesson In English Class about story telling

            

CURCOL & MY STORY TELLING

   


        Bulan November sebelum PGRI merayakan Ulang Tahun, ada kegiatan lomba-lomba. Saya bukan orang yang ambisius memenangkan lomba. Saya hanya tertarik saja mencari tahu tentang sensasi menghadapi kegiatan lomba. Ketegangan, tekanan, persiapan, pengolahan kemampuan dan segala macamnya merupakan pengetahuan terbaik yang diberikan Allah untuk saya.

        Karena profesi saya adalah seorang guru, saya harus mengajak siswa saya untuk belajar berkompetisi. Hidup yang sebenarnya adalah kompetisi.

        Balik lagi ke soal Lomba. Saya tidak jadi ikut karena saya telat mendaftar. Sejak saat itu, jika ada lomba saya harus memutuskan dahulu; ikut atau tidak. Jika ikut konsekuensinya adalah 1) fokus, 2) persiapkan diri (menang atau kalah), 3) Berusaha sebaik mungkin, 4) Biarkan Allah yang menuntun.

        Ketika gagal dalam lomba HUT PGRI itu; pikiran saya hanya melayang bahwa Allah sedang menuntun saya untuk bersiap menjadi manusia lebih baik; bukan menjadi manusia kompetitor meski hidup adalah kompetisi. Ini yang membawa saya pada keyakinan bahwa Allah itu selalu mewujudkan apa yang tidak diketahui umatnya. Dan itu adalah yang terbaik.

        Bicara soal Story telling video saya ini pun berkaitan dengan bagaimana seseorang yang berusaha memanipulasi kata profit dan non profit organisasi tetapi dia menyadari kemudian hanya dengan kalimat sang asesor bahwa semua (pilihan profit dan non profit) ada konsekuensinya.


Kamis, 07 Januari 2021

#Day9Jan2021AISEIWritingChallange Bandros,Bandros.. AyoBawaSayaKelilingKotaBandung

 

BANDROS, BANDROS..

AYO BAWA SAYA KELILING KOTA BANDUNG

Oleh

Diah Trisnamayanti, S.S.

Foto “Bandros” koleksi  Smartcity.bandung.go.id

Pariwisata tanpa transportasi seperti makan tanpa lauk, kurang joss.  Oleh karena itu, di tahun 2017 ketika Bapak Ridwan Kamil dan Bapak Oded M. Danial meluncurkan  transportasi yang mendukung kegiatan kepariwisataan Kota Bandung dengan nama BANDROS, pariwisata kota Bandung cukup meningkat signifikan. Sebenarnya mengapa pak Kamil memberikan nama Bandros untuk Moda Transportasi darat pendukung Pariwisata Kota Bandung?

Sebelum menjawab pertanyaan, saya juga sempat terkecoh. Di Jawa Barat, ada makanan terkenal di kalangan rakyat yang dibuat dari tepung beras, kelapa, garam serta santan disebut Bandros banyak dijual di pinggir jalan kota Bandung. Tetapi Bandros, yang diluncurkan Kang Emil panggilan akrab Wali Kota Bandung waktu itu, Gubernur Jawa Barat sekarang, bukanlah makanan; melainkan transportasi pendukung kepariwisataan Kota Bandung dengan nama Bandung Tour On Bus. Untuk mempermudah mengingatnya disingkat menjadi BANDROS.  Begitu ceritanya teman-teman.

                       

Banyak obyek wisata di Kota Bandung yang dapat dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara, sehingga bila berjalan-jalan di Kota Bandung  tidak akan habis hanya dalam satu hari. Wisatawan domestik yang ingin berkeliling Kota Bandung tidak perlu ragu menggunakan Bandros. Warna-warni permen dari Art Deco membuat Bandros menarik wisatawan untuk mengantar ke  tujuannya.

                     Foto “Bandros Warna-Warni” koleksi Merdeka.com

Ada lima titik keberangkatan Bandros, antara lain biru, kuning, hijau, pink, dan ungu. Semua warna mewakili rute bus yang tersebar di Kota Bandung ke wilayah Selatan, Barat, Utara, Timur dan pusat kota. Sementara tiket, dibandrol 20K sekali trip dan  multiple trip (ke semua rute) dibandrol sekitar 40K, dapat dibeli di loket yang terpampang jadwalnya seperti di bawah ini:

Wisatawan yang ingin jalan-jalan ke Selatan Kota Bandung melewati Gedung Asia Afrika,  naiklah! Bandros berwarna Biru. Perjalanan akan dilanjutkan dari Alun-alun menuju Taman Veteran. Taman yang didesain berkonsep Lukisan dinding dan tiang besar berwarna-warni seperti lilin yang bertabur di sepanjng jalan Veteran sampai dengan Jalan Ahmad Yani bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Ini sangat instagramable ketika malam hari.

Berlanjut ke Sektor Industri Sepatu yang terkenal yaitu “Cibaduyut”. Setelah melewati Patung Sepatu, karya sepatu mulai anak-anak sampai dewasa dijajakan di toko-toko di sepanjang jalan Cibaduyut.

         Dari Leuwipanjang perjalanan dilanjutkan ke Museum Sri Baduga. Nama Sri Baduga   diambil dari nama Raja kerajaan terbesar di tanah parahyangan yaitu Sri Baduga Maharaja Ratu Haji I Pakwan Padjadjaran Sri Ratu Dewata. Museum ini merupakan museum Budaya dan Seni milik Provinsi Jawa Barat.  Tiket masuk hanya Rp 2000 - 5000 rupiah saja.

Foto koleksi Museum Sri Baduga-Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat

Setelah meninggalkan Museum, Perjalanan menuju kembali ke alun-alun melintasi Tegal Lega, yang merupakan lapangan tempat berkumpul para pahlawan di tatar sunda, dipimpin oleh Moh. Toha. Beliau berjuang bersama pejuang lain mengusir penjajah Belanda dengan membakar harta benda dan rumah mereka, peristiwa tersebut dikenal sebagai peristiwa Bandung Lautan Api.

Saat ini lapangan Tegal Lega telah diubah menjadi taman kota Bandung untuk semua masyarakat yang akan berolahraga, bersantai bersama keluarga sambil berswa-foto. Di  Alun-alun, wasatawan akan melihat Masjid Agung dengan lapangan yang di tata sedemikian rupa menjadi sesuatu yang ciamik.  


 

    Gedung Sate dikenal sebagai Gouvernements Bedrijven (GB) yaitu tempat pemerintahan. Gedung Sate nampak gagah dengan sate di puncak atapnya. Tertarik berswa foto dengan ikon Jawa Barat, Gedung Sate? Naik Bandros warna kuning untuk ke sana. 

           Sementara, ke arah Barat Kota Bandung, wisatawan diajak mengenal wilayah Chinatown, Teras Cihampelas, stasiun Kereta Api, Rumah Sakit Hasan Sadikin,  Universitas Pendidikan Indonesia. Wisatawan dapat menggunakan Bandros warna Hijau. 


     Gasibu (Gabungan Sepak Bola Indonesia Bandung Utara) sebuah lapangan besar, bernama Wilhelmina Plein di masa Penjajahan Belanda.

       Sementara di U-Turn Dago Tea house , wisatawan bisa menemukan  spot foto keren kota Bandung dari dataran tinggi, apalagi bila diambil di malam hari.  Tebing Keraton dan kawasan Hutan Raya Ir. H Juanda yang terkenal di antaranya. Di sepanjang pinggir jalan, ada penjual bandrek; penjual jagung bakar bermacam rasa, Sate kelinci (kalau suka) bisa dicicipi juga.  

       Penasaran dengan Forest Walk “Baksil (Babakan Siliwangi)”? Wisatawan yang menyukai kehidupan alam bebas, bisa spot foto instagramable, di hutan kota ini.

       Di teras Cikapundung, wisatawan dapat mengantri untuk berwisata air arung jeram langsung. Bagaimana sensasinya perjalanan air ini? Insya allah, seru! Tetapi  Hati-hati bila musim hujan turun, debit air meningkat sensasi lebih menakjubkan.

Museum Geologi adalah museum tertua (dibangun tahun 1929) yang dimiliki oleh Provinsi Jawa Barat. Museum ini menyimpan berbagai macam fosil, batuan dan mineral yang ada di Indonesia.


Bandros, bandros; ayo bawa saya keliling-liling Kota Bandung tidak hanya terdengar indah dalam kata, tetapi lebih bermakna dan merasakan keindahan bila kita mencoba langsung Bandros alias Bandung Tour on Bus dalam jalan-jalan keliling Kota Bandung. Sambil melihat kiri kanan tempat wisata berbeda-beda yang dapat dikunjungi menambah indah perjalanan wisata  di Kota Bandung. Yuk, jangan pikir panjang. Tabung uang, jalan-jalan ke kota Bandung naik Bandros; Luar biasa rasanya. Salam Literasi.


Daftar Pustaka

1.       https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Toha

2.https://tempatwisatadibandung.info/museum-sri-baduga-the-musuem-of-historical-bandung/ 

3.       https://www.woke.id/bus-bandros-bandung-rute-jadwal-dan-lokasi-beli-tiket/

4.      Ayudila, Gardena Puteri “Bus Bandros Bandung: Rute, Jadwal dan Lokasi Beli Tiket”, 2019 ShareTweet.

5.      http://tempatwisatabandung.info/taman-veteran-bandung

6.      http://anekatempatwisata.com/wisata-bandung-gedungsate 

7.      http://id.m.wikipedia.org/wiki/Gedung_Sate 

8.      http://bandungkita.id/2019/10/31/inilah-asal-muasal-nama-lapangan-gasibu- 

9.      http://id.m.wikipedia.org/wiki/Dago_Tea_House 

10.  http://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-01294358/taman-bikin-warga-kian-betah-menunggu-lama-di-terminal-leuwipanjang