Mengenai Saya

Foto saya
I love writing, learning, cooking, watching some cartoon films such, sponge Bob, naruto, the legend of Aang.
Tampilkan postingan dengan label EDUCATION ARTICLE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EDUCATION ARTICLE. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Juli 2021

AISEI WRITING CHALLENGE-JUNI 2021

 Sabtu, 3 Juli 2021


SILA KELIMA PANCASILA


KEADILAN SOSAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

Pancasila Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Filosofi orang tua harus merasakan semua rasa dari kue yang dibagi itu; bukan hanya sekedar rasa, tapi makna terbesar adalah berbagi rasa makanan yang ada di dalamnya sama besar dalam kue-kue itu.

Pembelajaran hukum keadilan selama ini memang sangat perlu hati-hati dalam mengaplikasikan di kehidupan. Al qur’an dapat memandu untuk mempelajari bagaimana sebaik-baiknya adil itu. Bukan ukuran atau banyaknya yang sama. Tetapi muatan di dalamnya.




AISEI WRITING CHALLENGE-JUNI 2021

 Senin, 30 Juni 2021

KEADILAN VERSI SEDERHANAKU

Pancasila Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Otak saya terkadang seringkali error jika berhubungan dengan keadilan. Kenapa tidak? Ketika masih kecil almarhumah Ibu saya tercinta memperlakukan empat orang putra-putrinya dengan sangat adil dengan cara membagi kue yang menjadi snack kegiatan di kantornya dengan empat bagian. Filosofi beliau, keempat anak beliau harus merasakan semua rasa dari kue yang dibagi itu; bukan hanya sekedar rasa, tapi makna terbesar adalah terbagi sama besar dalam kue-kue itu.

Ternyata benar, ketika kami menemukan ayah ibu kami wafat, tak ada satu diantara kami yang memiliki hak yang lebih besar diantara satu dan lainnya. Semua dari kami memahami besar kecilnya peninggalan orang tua bukan sebagai hal yang perlu diperdebatkan, tapi bagaimana mengaturnya agar adil dan benar-benar dijalankan dengan lebih mendalam bagi seluruh anggota keluarga. Bukan hanya anak, tetapi cucu sampai cicit setidaknya dapat merasakan peninggalan (warisan) itu.

Pembelajaran hukum keadilan selama ini memang sangat perlu hati-hati dalam mengaplikasikan di kehidupan. Sejujurnya saya secara pribadi mengacungkan jempol pada panduan Al qur’an yang saya yakini karena di sana saya dapat mempelajari bagaimana sebaik-baiknya adil itu. Bukan ukuran atau banyaknya yang sama. Tetapi muatan di dalamnya.

Islam mengajarkan pembagian hak waris antara lain sebagai berikut sederhananya; jika wanita mendapat 1 kali  maka laki-laki mendapatkan 2 kali dari wanita. Kalau dilhat dari banyaknya sudah pasti dianggap sebagai ketidakadilan. Pemahaman yang mungkin perlu diketahui bahwa laki-laki harus menjadi tulang punggung bagi keluarga jika ayahnya wafat, dia yang melindungi ibu serta saudara perempuannya. Tanggungjawab


AISEI WRITING CHALLENGE-JUNI 2021

 Sabtu, 28 Juni 2021

SILA KEEMPAT PANCASILA



KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT/KEBJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN

 

Intinya Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebjaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan sangat diperlukan dalam mengambil arah strategis yang akan diberlakukan di dalam masyarakat. Masyarakat harus jujur mengungkapkan pendapatnya baik itu negatif atau positif, kontra atau pro, perlu dikaj dan pemimpinlah yang memilhkan untuk rakyatnya yang terbaik, menegaskan pola pelaksanaan sebijak mungkin, menetapkan langkah strategis terbaik dengan tegas agar dapat diikuti oleh rakyatnya. Bawahan dari pemimpn bukan hanya mengekor tapi memberikan dukungan atas kebijakan yang diambil pemimpin. Fokusnya pemimpin harus memikirkan cara terbaik mensejahterakan rakyatnya bukan sebaliknya. 

AISEI WRITING CHALLENGE-JUNI 2021

 Senin, 22 Juni 2021

        CERITA DIBALIK SILA KEEMPAT

Pancasila Sila Keempat Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebjaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

Dalam benak saya berjuta keanehan yang muncul. Tidak ada ide sedikit pun di sana. Saya coba telusuri segala kegiatan yang bermakna sila keempat ini. Bukan dicocok-cocokan sebenernya, tapi saya sedang mempelajari kembali makna terdalam dari sila keempat ini dalam kehidupan saya atau kehidupan orang lain yang bisa saya lihat sebagai bentuk Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

Pak D. Susanto telah menyampaikan bagaimana sulitnya pemimpin atau siapa saja yang membaca sila ini di depan umum. Di masa pandemi kali ini, segenap warga Rukun Tetangga dan Rukun Warga di wilayah komplek tempat tinggal saya memberitahukan untuk tdak terlalu banyak mobilitas. “Just stay at home”

Itulah yang disampaikan seorang pemimpin di wilayah komplek saya melalui toa dan mobilnya yang mengelilingi jalan-jalan perumahan. Di belakangnya dia mengajak jajarannya menyemprot semua rumah-rumah kami dengan disinfektan. Kami pun tdak ada yang banyak keluar kecuali membeli kebutuhan logistik. Pemilik-pemilik warung dihimbau oleh ketua RW untuk menutup warungnya jam 18.00. Pantas saja ketika saya harus membeli telur untuk nasi goreng di jam 19.00, jalan di rumah sepi dan tak ada warung satupun yang buka. Alhasil nasi goreng tinggal kenangan, beralih dengan mie instan lagi, mie instan lagi.. Demi mewujudkan kerakyatan yang dipimpn oleh hikmat yang rela menahan keinginan membuat nasi goreng di malam hari, biar besoknya saja.

Begitu patuhnya masyarakat pada pemimpinnya karena sudah ada kejadian 27 orang yang beberapa adalah anak-anak terpapar covid19 di wilayah kami dan 1 diantarnya harus wafat maka mereka yang terpapar harus melaksanakan ISOMAN di rumahnya masing-masing. Sementara warga lain, harus mengurangi mobiltas agar tracking virus bisa terdeteksi dengan mudah. Sholat berjama’ah masih dilakukan dengan catatan, protokol kesehatan harus dilakukan lebih ketat lagi.

Hari ini adalah minggu kedua kami melakukan sistem disiplin mandiri untuk melawan covid19. Kami belum tahu sampai kapan penurunan angka orang yang terpapar dapat segera terdeteksi, semua itu harus dengan ketulusan memahami pola imun agar satu dengan lain mewaspadai gejala yang terjadi serta jujur melaporkan pada pemimpin terdekat untuk segera diambil keputusan terbaik bagi banyak warga lainnya.

Alhamdulillah pihak RW kami sigap dengan mengumumkan keluarga yang terpapar dan berpegang erat untuk pelaksanaan kedisiplinan penyemprotan tiap jalan di perumaham serta menutup mobilitas jalan dari komplek lain masuk ke komplek kami, agar mampu menetapkan langkah tracking covid di wilayah kami. Semua memang bukan dari warga kami, tetapi dari luar warga kami yang kebetulan bertemu dengan salah satu warga kami.

Intinya Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebjaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan sangat diperlukan dalam mengambil arah strategis yang akan diberlakukan di dalam masyarakat. Masyarakat harus jujur mengungkapkan pendapatnya baik itu negatif atau positif, kontra atau pro, perlu dikaj dan pemimpinlah yang memilhkan untuk rakyatnya yang terbaik, menegaskan pola pelaksanaan sebijak mungkin, menetapkan langkah strategis terbaik dengan tegas agar dapat diikuti oleh rakyatnya. Bawahan dari pemimpn bukan hanya mengekor tapi memberikan dukungan atas kebijakan yang diambil pemimpin. Fokusnya pemimpin harus memikirkan cara terbaik mensejahterakan rakyatnya bukan sebaliknya.

Jumat, 18 Juni 2021

AISEI WRITING CHALLENGE-JUNI 2021

 Sabtu, 19 Juni 2021

SILA KETIGA PANCASILA


PERSATUAN INDONESIA


Sila ini sangat simpel, tetapi pengejawantahan dalam sila ini cukup membuat saya beribu kali berpikir menuliskan apa yang termaktub.  Mencegah timbulnya perpecahan di negara Indonesia menjadi bukti untuk mempertahankan Persatuan Indonesia di tanah air Indonesia. Oleh karena itu, pegiat literasi pasti sudah memikirkan kosa kata yang membuat tenang dan menguatkan persatuan di hati pembaca di Indonesia.



AISEI WRITING CHALLENGE-JUNI 2021

 Senin, 14 Juni 2021


DUKUNGAN UNTUK MEMPERSATUKAN BANGSA


Joe Taslim, Iko Uwais, Cinta Laura aktor Indonesia serta Agnez Monica penyanyi yang mampu menerobos dinding hollywood mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia. Beliau mangharumkan panggung seni aktng dan menyanyi di Indonesia sampai dunia. Indonesia menjadi dikenal lebih baik oleh dunia.

Beberapa tahun kebelakang sebelum terjadinya pandemi, masih teringat bagaimana tim sepakbola U18 mencuri perhatian dunia dengan mengalahkan beberapa tim  kuat seperti kuwait dan korea selatan semua dukungan dari sabang sampai merauke diberikan. Kita bersatu tanpa memandang perbedaan suku, bangsa dan agama.

AISEI WRITING CHALLENGE-JUNI 2021

 Sabtu, 12 Juni 2021

 

SILA KEDUA PANCASILA

KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

 

 

Kalimat Sila ke dua dari Pancasila yaitu “Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab” mengupayakan agar di dalam bermasyarakat yang penuh dengan kemajemukan di negara Indonesia ini perlu adanya sikap memanusiakan manusia.

Setiap insan yang hidup dimana saja di bumi ini memiliki permasalahan yang berbeda-beda; sementara hubungan antar manusa dengan manusia perlu mengedepankan rasa kemanusiaan yang di dalamnya ada kesopanan yang adil bagi siapa saja maka gotong royong menjadi satu hal yang terbaik untuk mewujudkan dalam kehidupan bertetangga (hidup diantara masyarakat saat ini).

 



AISEI WRITING CHALLENGE-JUNI 2021 Senin, 7 Juni 2021

Senin, 7 Juni 2021

KEGIATAN SEPUTAR RUKUN TETANGGA

Di pagi itu, pengumuman dari masjid yang ada di sebuah perumahan menyebutkan berita kematian seorang tetangga karena terdampak bencana tsunami di daerah Banten, beliau adalah tetangga yang baru saja tinggal kurang lebih seminggu di rumah itu setelah direnovasi kurang lebih 3 bulan.

Mendengar berita duka semua ibu-ibu dan bapak-bapak yang kebetulan hari minggu tidak pergi kemana-mana diminta ketua RT kami untuk menyiapkan kebutuhan pemakaman dan makan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Bapak-bapak menyiapkan tenda dan memasang bendera kuning sambil mengarahkan tempat parkir untuk mobil-mobil pelayat. Sementara ibu-ibu mengumpulkan bunga-bunga tabur untuk dibawa keluarga almarhumah dan almarhum; sebahagian lain menyiapkan masakan agar keluarga korban tsunami yang masih hidup dapat makan tanpa kesulitan. Semua direncanakan oleh ketua RT kami dengan matang. Beliau pun berkonsultasi untuk menggunakan dana RT yang dikumpulkan tiap bulan pada semua warga yang ada.

Sikap Ketua RT untuk warganya tidak hanya saat ada kematian tetapi beliau berupaya menyampaikan kesapakatan setiap pergantian tahun dan saat hari kemerdekaan RI dirayakan. Biasanya diawali dengan bergotong-royong membersihkan jalan sampai pada area masjid. 

Itu sekelumit cerita kehidupan bertetangga di sebuah perumahan. Begitu banyak yang perlu dipelajari dalam kehidupan agar lebih memanusiakan manusia; cukup sulit bagi pendatang, tapi dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.

AISEI WRITING CHALLENGE-JUNI 2021 SILA PANCASILA

 SABTU, 5 Juni 2021

 

SILA PERTAMA PANCASILA

KETUHANAN YANG MAHA ESA

 

        Mona   :  Siti sudahkah kamu shalat?

         Siti      :  Belum, Lho jam berapa sekarang?

         Mona   :  Sudah adzan deh, aku denger.

         Siti      :  Oh, ok deh. Aku shalat dulu. Kamu mau antar aku ga Mon?

         Mona   :  Aku anter yuk. Aku di depan mushala aja ya?

         Sesaat setelahnya

         Guru    : Ko berdiri di situ? Kamu Ga shalat?

         Mona   hanya tersenyum dan menggeleng saat itu Siti yang baru selesai shalat berkata.

       Siti        :  Mona ibadahnya hari Sabtu dan Minggu Bu di Gereja.

       Guru      :  Oh begtu. Maaf ya Mona.

       Mona     :  tidak apa-apa bu.

Sampai saat ini, anak-anak yang tinggal dalam keberagaman akan dengan cepat memahami apa yang disebut toleransi tanpa mengikuti keyakinan yang lain. Mereka lebih baik pemahaman terhadap batas toleransi dalam keberagaman yang ada di masyarakat, terutama berkaitan dengan keyakinan yang dianut seseorang. Tidak ada pemaksaan terhadap apa yang diyakini.

      Guru      :  Jum’at ini, kalian jangan lupa membawa alat shalat dan Qur’an

      Siswa 1 :  Saya juga bu?

      Guru     :  Kamu kebaktian di ruang 12 lantai 2

      Siswa 2 :  Kalau saya bu?

      Guru     :  Kamu ke Pura tiap hari Munggu sore kan.. jadi Jum’at ini kamu

                     cukup berdo’a di kelas.

      Siswa 2 : Saya ga boleh ikut jum’atan bu?

      Guru     :  Kamu mau belajar agama Islam? Baca bukunya dahulu say..

                     sebelum kamu yakin. Kalau sudah yakin boleh mulai shalat

                     jum’at.

Pemahaman ketuhanan setiap agama berbeda perwujudannya dalam kehidupan sosial. Keyakinan kepada Tuhan tidak bisa dipermainkan. Oleh karena itu, Penguatannya harus dari kedua orang tua sebagai akar kesadaran beragama yang dijalankan sesuai kepatuhannya pada Tuhan yang diyakini bukan karena suatu kepentingan tertentu.

        Dengan mempercayai bahwa Tuhan adalah yang menciptakan seluruh dunia termasuk dirinya, dia akan menjaga satu dengan lainnya termasuk alam semesta, hewan dan tumbuhan yang ada di sekitarnya. Tentu tidak akan merusak tatanan kehidupan dengan sembarangan pada siapapun; lebih menghormati apa yang diyakini orang lain. 



SEJARAH LAHIRNYA PANCASILA

Selasa, 04 Mei 2021

29 April 2021#AISEI WritingChallenge#InsprasiKartini#KurikulumNgumpetTadarusDenganHati

 5 Mei 2021

TADARUS DENGAN HATI






“Ramadan menjadi waktu yang diberikan Allah untuk mengembangkan sayap-sayap patah dari tubuh manusia. Sayap-sayap itu muncul bila kalimat Allah dikumandangkan dengan hati tanpa niat menyombongkan diri, riya dan lain-lain. Akan tetapi kadangkala hal tersebutlah yang terjadi selama ini. Kita melakukan sesuatu karena ada unsur hal itu adalah yang tidak baik dilakukan.”

        Pernyataan di atas saya kutip karena ada bebarapa siswa saya yang di bulan Ramadan ini diminta untuk bertadarus sebagai bagian dari tugas pesantren kilat dari Dinas Pendidikan Provinsi Kota Bandung. Tujuan yang sangat bagus dari Disdik untuk mengembangkan karakter siswa muslim di seluruh jawa barat. Oleh karena itu, saya meluruskan pemikiran siswa saya yang memang sangat konsisten dengan hal yang berbau riya ini dengan menyampaikan “Ini syiar agamamu nak, jangan selipkan riya mu dalam hati; tapi bacalah tiap kalimat allah di dalam Qur’an itu dengan hatimu. Semoga allah berkenan menerimamu dalam setiap langkah dan suaramu sebagai barakahmu di hari kemudian” sambil saya juga membaca meski hanya satu ayat.

        Subhanallah, lancar sampai di hari ke-15 bulan Ramadan ini. Sayang seribu kali sayang. Sedang gencar-gencarnya siswa di kelas saya mengaji tadarus sampai jam 03.00 menjelang shubuh mereka sudah setor surat yang dibaca dan 10 ayat dari surat Al-baqarah dilantunkannya. Masya allah, saya masih sibuk menyiapkan makanan untuk anak dan suami sahur; siswa saya sudah memulai untuk tadarus. Pulsa internet dari kemendikbud habis. Kobaran semangat anak-anakku di SMK MedikaCom tdak padam tetapi mereka menjadi kesepian bila gurunya tidak mendengarkan suara mereka dan memberikan kata-kata penyemangat.

        Saya akan terus memberikan kobaran itu untuk kalan yang mau berjuang untuk menjadi lebih baik anak-anakku tercinta di kelas XI RPL A. 


#AISEI WritingChallenge

#InsprasiKartini

#KurikulumNgumpet

Day27 April 2021#AISEI WritingChallenge#InsprasiKartini#KurikulumNgumpetGuruDenganSemangatTakPernahPadam

 5 Mei 2021

GURU DENGAN SEMANGAT

TAK PERNAH PADAM




      Saya biasa memanggil beliau Ibu Gende, begitupun guru-guru bahasa Inggris SMK di kota Bandung. Nama lengkapnya Genderia Hutasuhut. Beliau adalah teman guru dari SMKN 14, yang sangat aktif menulis buku pelajaran bersama PT Erlangga. Beliau juga yang memberikan motivasi bagi guru-guru Bahasa Inggris SMK di Kota Bandung bersama Ibu Mina untuk selalu berbagi ilmu di komunitas Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris.

    Beliau juga tak pernah lelah untuk selalu membantu guru-guru yang baru maupun yang lama dalam memahami pembuatan Rencana Pembelajaran maupun materi lain yang berkaitan dengan UKG dan pengembangan guru.

    Beliau banyak menerima penghargaan. Tahun kemarin tulisannya berhasil memenangkan dalam Challenge TOEIC VIERA tahun 2020. Tulisannya apik dan menarik. Sangat jelas bahasa dan kalimatnya berstruktur secara urut. Mudah dipahami itu yang utama. Saya banyak belajar dari beliau dalam menulis.

       Ketika beliau bekerja, jangan lupa menyuguhkan kopi untuknya. Beliau seorang penyuka kopi. Ketika bekerja bersama belau, kecepatan dan cekatan itu yang diutamakan. Saya terkadang malu, melihat etos kerja beliau yang smooth sekali. Saya terkadang terseok-seok mengejar beliau.

       Buku-buku yang sudah disusunnya cukup lumayan semua berhubungan dengan latihan ujian untuk siswa-siswi SMK

Day25 April 2021#AISEI WritingChallenge#InsprasiKartini#KurikulumNgumpetKomitmenAwalBelajar

 29 April 2021

        KOMITMEN AWAL BELAJAR

    Saya pernah mendengar di sebuah sekolah swasta di Yogyakarta yang mengedepankan bagaimana siswa dapat perduli pada sesama. Ada seorang siswa yang lebih baik terlambat ke sekolah karena membantu seorang nenek/ siapa saja yang kesulitan di jalan harus dibantu sampai dengan melaksanakan kejujuran dalam sebuah kegiatan berjualan (berdagang)

     Entah benar atau tidak, terkadang masih ada pertanyaan di dalam hati tentang hal ini. Apakah ini bisa dianggap sebagai kurikulum tersembunyi atau tidak?

       Jika dilihat dari hasilnya, benar ini sebagai kurikulum tersembunyi. Kok bisa? Teman-teman guru di sekolah ini ketika di tahun 2009-2010 kami bertandang menyampa
ikan bahwa mereka mengajarkan bagaimana bersosialisasi dan berbuat baik yang paling dekat dengan kehidupan siswa saat itu. Mereka membuat KANTIN KEJUJURAN. Di dalamnya mereka berjualan sebagaimana mestinya dengan harga yang telah ditentukan bersama. Guru dan siswa (OSIS) meletakkan jualan mereka di suatu tempat yang diletakkan di satu sisi tertentu di sekolah itu. Pembeli tidak akan dilayani langsung oleh penjual kecuali tulsan harga dan dimana harus diletakkan uang pembayarannya. Menurut pengelola di sana, hampir semua siswa memahami aturan yang berlaku di kantin kejujuran ini sehingga nilai kecurangan berkisar 2 sampai dengan 20 %. Kecurangan tersebut pernah terjadi ketika siswa perantau kebetulan memang tidak mempunyai uang untuk bayar sekolah maka digunakan tanpa bicara dengan pengelola kantin kejujuran itu.

        Sejujurnya, hal yang seperti ini amat sangat sulit diterapkan jika memang tidak disampaikan komitmennya di awal pembelajaran dengan orang tua dan siswa itu sendiri. Mereka memang harus tahu pola interaksi di dalam sebuah sekolah. Pentingnya komitmen bersama dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sebuah sekolah.


#AISEI WritingChallenge

#InsprasiKartini

#KurikulumNgumpet

Kamis, 29 April 2021

Day23 April 2021#AISEI WritingChallenge#InsprasiKartini#KurikulumNgumpetMengembangkanPembiasaanMotorikKasar

 29 April 2021

 

MENGEMBANGKAN PEMBIASAAN MOTORIK KASAR

Pembiasaan terhadap pola berpikir sederhana dalam pembelajaran mungkin akan berkembang menjadi penguatan karakter. Melihat kebiasaan seorang siswa SD, SMP, SMA/SMK melakukan kebiasaan di rumah seperti mencuci piring dan membersihkan kamarnya sendiri sebagai bentuk perkembangan kemampuan motorik kasar dan halus semakin baik.

        Terkadang membangun kebiasaan itu membutuhkan waktu dan kesabaran dalam menjalankannya. Untuk memegang sebuah piring lalu diberi sabun terkadang seorang anak yang tidak terbiasa melakukan akan serng memecahkan piring atau gelas. Ini membuktikan ada kesulitan yang terjadi dalam motorik kasarnya. Begitupun dengan kebiasaan berbicara di depan kelas. Kemampuan berbahasa yang dibutuhkan tergantung dari pembiasaan di rumah dan di sekolah. Terkadang kendala terkuatnya adalah melakukan pembiasaan di sekolah.

        Mengapa begitu? Karena semuanya membutuhkan proses. Pembiasaan di sekolah hanya 2 kali seminggu, sudah tentu tidak akan mampu sang anak/siswa menyerap semua instan. Mereka pasti berpikir kepentingan apa yang mereka dapat. Inlah yang harus sedikit demi sedikit diajarkan dengan baik.


#AISEI WritingChallenge

#InsprasiKartini

#KurikulumNgumpet

Rabu, 28 April 2021

Day21 April 2021#AISEI WritingChallenge#InsprasiKartini#KurikulumNgumpetKesetiaanBerbuahManis

 29 April 2021


KESETIAAN BERBUAH MANIS

Perempuan Muda ini luar biasa. Bagamana tdak? Dia seperti siswaku sebenarnya tetapi dia siswi yang telah melewati banyak sekali rintangan. Meski sebenarnya saya tidak pernah mengajarnya secara langsung, tetapi dia adalah adik kelas siswa saya di Akselerasi yang kebetulan diterima d Jurusan Biologi UPI. Sekarang siswa saya masih bekerja sebagai Peneliti di sebuah natural conservatory. Adik kelasnya bekerja menjadi guru IPA, Biologi di SMK MedikaCom Bandung.

       Hampir menginjak 5 tahun menikah, saat ini dia sudah memiliki satu orang putri cantik dan lucu. Namanya Arlinda Kustiani, S.Pd. Pengajar Biologi di Jurusan Farmasi SMK MedikaCom ini adalah salah satu guru kreatif. Saya benar-benar kagum dengan inspirasi kreatifnya ketika dia mengajar. Apa saja bisa dia buat jadi bahan konten yang menarik. Terutama berkaitan dengan mengajar putrinya yang cantik bernama Azalea. Judul yang saya ambil sebagai inspirasi adalah kesetiaannya menjadi seorang Ibu dan Istri, benar-benar membuat saya bersyukur bertemu dengan dia. Meskipun masih muda dia membuat saya terinspirasi untuk selalu berkarya dan berkreasi dalam mengajar.  Sampai dia membuatkan sebuah kondisi memeras susu sapi cara dan langkah-langkahnya kepada anak yang baru berusa empat setengah tahun. Da buatkan gambar sapi dan membeli sarung tangan plastk untuk dselipkan di gambar yang sudah diisi dengan susu yang layak minum. Ide kreatif ini muncul ketika dia dan suaminya tidak bisa membawa anaknya ke peternakan untuk hal tersebut.   

        Karena kesibukannya mengerjakan tugas-tugas sekolah, koreksi tugas, memberikan penilaian, membuka kursus belajar melalui daring di sekitar rumahnya, mengajarkan mengaji anak-anak sekitar bersama ibunya. Hari-hari besar Islam selalu semarak dengan sentuhan Seninya. Mereka juga diajarkan menyanyi dan menari. Tidak pelak lagi, Azalea kecil tumbuh menjadi anak yang cerdas bahkan lebih cerdas dari ibunya ketika melihat sebuah kejadian tertentu.

        Dia sering berdiskusi dengan saya jika sedang mengahadapi perlaku anak-anak di sekolah maupun Azalea. Diskusi yang dia sampakan Subhanallah. Sangat berguna buat menghadapi kehidupan ke depan. Bagaimana tidak dia banyak memberikan pencerahan tentang pendapat di dalam sebuah negara, perilaku umat, masyarakat yang terkadang perduli kadang tidak. Kita butuh kartini-kartin yang mampu mengajarkan anak di masa depan dengan sikap, moral dan pengetahuan yang seimbang. Bukan hanya sekedar pintar di sekolah. 


#AISEI WritingChallenge
#InsprasiKartini
#KurikulumNgumpet


Day19 April 2021#AISEI WritingChallenge#InsprasiKartini#KurikulumNgumpetGado-gadoMurahRezekiUntukAnakSekolahInspirasiPengusahaRumahan

 

28 April 2021


INSPIRASI PENGUSAHA RUMAHAN

GADO-GADO MURAH

 REZEKI UNTUK ANAK SEKOLAH

Hari itu kebetulan belum masa Ramadan. Cuaca sangat panas setelah pulang dari sekolah jam menunjukkan pukul 14.00. Suami saya ingin dibelikan gado-gado untuk makan siang. Akhirnya saya berjalan dari rumah saya kira-kira 6 blok. Rasa Gado-gadonya sama seperti rasa gado-gado kebanyakan.

        Sesampainya di sana, masya Allah. Pembeli sudah ada 6 orang menunggu, saya adalah yang ke 7. Tanpa terduga, ternyata saya adalah pembeli ke 15. Ko bisa. Pesanan Gado-gado dan rujak bukan hanya dipesan secara langsung, tetap dengan sms yang akakn diambil pembelinya setelah pembelinya datang sambil membayar. Pembelinya sampai dengan wilayah di luar komplek kami. Ibu yang berdagang gado-gado ini tidak menggunakan apapun kecuali bahan-bahan sayuran gado-gado, rujak dan karedok semuanya murni bahan yang ada di pasar. Apa Istimewanya? Di Ibu penjual gado-gado ini, harga tidak naik meski sayuran, kacang tanah, gula dan cabai makin merambah naik; beliau tetap menjaga rasa dan harga tetap Rp 10.000,- Beliau berjualan sudah cukup lama. Pagi mulai jam 06.30 sampai dengan pukul 09.00 beliau berjualan nasi kuning dan nasi uduk sambil membantu tetangga-tetangga sekitar yang ingin menitipkan makanan di warungnya.

        Warungnya sederhana, beliau bekerja hanya dengan suaminya. Hebatnya adalah beliau mampu membiayai putra-putranya sampai dengan universitas. Ini dia; inspirasi bagi pemula yang ingin berbisnis. Beliau mampu mengelola bisnis secara tradisional dengan baik.

        Apa yang dilakukan hanya fokus untuk mendapatkan karunia Allah untuk membantu anaknya sekolah.





  #AISEI WritingChallenge

#InsprasiKartini

#KurikulumNgumpet


Day17 April 2021#AISEI WritingChallenge#InsprasiKartini#KurikulumNgumpetInspirasiKartinidariPerempuanTanjungPinang

 28 April 2021

 

INSPIRASI KARTINI

DARI PEREMPUAN TANJUNG PINANG





         Kebayang susahnya cari ide kalau belum ketemu, niat menulis A jadi kabur alias buram. Itu yang terjadi saat mencari ide penulisan tentang seseorang yang membuat saya tergugah menulis dengan apik adalah Rita Wati, S.Pd.

        Beliau adalah salah satu teman virtual saya sejak Oktober 2020 ketika group kelas kreatif yang saya ikuti mengajak membernya untuk mendengarkan Informasi berkaitan guru menulis. Sejak itu saya mengikuti group selain Kelas Kreatif yakni AISEI. Bulan November saya menjadi anggota resmi AISEI dengan Nomor lupa lagi. Eh, kelebihan ceritanya. Intinya saat saya masuk ke AISEI ini, saya bertemu Ibu Rita yang kelahiran Tanjung Pinang, 24 September 1982. Mengapa saya mengangkat Beliau sebagai materi tulisan hari ke 17 challenge Inspirasi Kartini?

        Ini yang membuat saya juga bingung. Kalau dilihat dari performance beliau, nampaknya beliau orang yang tomboy; tidak mirip seorang kartini yang wanita banget. Tetapi jangan salah. Saya melihat beliau benar-benar seorang perempuan tangguh dan kreatif sekali. Begtu banyak penghargaan menulis yang beliau dapat. Dia bukan seorang perempuan instan dalam menulis. Karena apa? Karena beliau memang senang membaca sejak kecil. Inilah yang utama dari seorang penulis. Harus banyak membaca dan banyak sumber insprasi agar tulisan mengena di hati.

        Ternyata bukan hanya itu, beliau bersama koordinator Writing club AISEI dan Ketua AISEI menyelenggarakan kegiatan Lomba Blog untuk Guru. Tujuannya hanya ingin mewujudkan impian sejuta guru ngeblog maka belau menulskan, bahkan meluangkan waktu untuk mengajarkan teman-teman guru/ASN/Tenaga pendidik yang bernat membuat blog. Support seperti ini, menunjukkan kemampuan beliau di atas rata-rata dalam keperdulian pada orang yang membutuhkan. Di zaman seperti ini, terkadang sulit menemukan orang yang mau berbagi jika tidak ada uang.  Beliau sungguh luar biasa, memberikan pada teman-teman guru yang belum bisa sampa dengan membuka sesi belajar membuat Blog. Sehingga hasilnya banyak sekali guru yang mengkuti lomba. Selain itu beliau juga tergabung dengan group Belajar menulis bersama Omjay. Saat ini terkadang beliau menjadi pemandu acara Pertemuan dalam zoom meeting di group menulis Omjay.

        Hasil karya beliau diabadikan dalam buku-buku yang dia terbitkan bersama Prof. R. Eko Indrajit, Ibu Sri Sugastuti, M.Pd., Ibu Dr. Capri Anjaya, atau belau sebagai kurator dari buku-buku Antologi. Luar biasakan Perempuan Tanjung pinang ini. Merantaupun bisa membuatnya berkembang pesat dalam karir sebagai guru, operator, writer, blogger dan youtuber. Masya Allah. Semangat terus ya mbak. Semoga Allah selalu memberikan anugrah dan keberkahan dari semuanya. Saya juga bisa mengikuti beliau untuk menjadi guru, writer, blogger dan pebisnis (baru impian).  



#AISEI WritingChallenge
#InsprasiKartini
#KurikulumNgumpet

Rabu, 14 April 2021

Day15 April 2021#AISEI WritingChallenge#InsprasiKartini#KurikulumNgumpetPerempuanSekokohKarangDariPangandaran

 Jatinangor, 13 April 2021

PEREMPUAN SEKOKOH KARANG

DARI PANGANDARAN


Sejak debutnya sebagai menteri perempuan yang penuh keberanian menantang kapal-kapal tongkang negara tetangga yang merugikan rakyat nelayan. Saya kira, beliau adalah  pendobrak wanita pertama sepanjang tahun berkuasanya Bapak Presiden Jokowi saat itu. Kebijakan beliau yang kontroversi dengan pernyataan “ Tenggelamkan”

        Saya kira, Action beliau bikin Pak Jokowi berpikir ulang menempatkan belau diposisi yang sama. Jelas ini berhubungan dengan Hubungan Bilateral antara negara-negara tetangga yang terdampak ketegasan beliau.

    Beliau adalah Kartini dari Pangandaran di masa kini yang memiliki ketegasan terbaik dalam menghadapi ancaman kelautan Indonesia. Saat itu, jelas terlihat dampak yang baik bagi kekayaan laut yang dianugerahi Allah kepada Indonesia. Teritorial Indonesia tetap terjaga terutama kekayaan bawah laut yang sangat luar biasa.

  Selain Mantan Menteri Kelautan dan perikanan, beliau adalah seorang perempuan pengusaha yang memiliki pendirian kokoh. Selama beliau menjabat, saya tidak pernah mendengar ada kasus korupsi di kementerian yang beliau pegang, jelas karena beliau menjadi menteri sepertinya bukan untuk berkuasa; tetapi benar-benar untuk mengabdikan diri pada tanah air Indonesia yang selama ini harus bernegosiasi dengan bangsa lain di perairan Indonesia sendiri. Mengapa saya bisa mengatakan itu? Tentu khalayak juga tahu bagaimana beliau menjalankan karir sebagai perempuan pengusaha penerbangan yang sukses.

   Kebijakan publiknya saat itu memang menuai kontroversi. Tetapi Hebatnya, dia bertanggungjawab terhadap apa yang dia lakukan. Dia tetap berdiri tegak dengan keyakinan pada keputusannya meski semua orang menghujatnya. Saya memperkirakan semua  yang  dilakukan oleh beliau dengan tulus hanya untuk negaranya. Beliau benar-benar perempuan teguh berpendirian dan kokoh bagai karang di lautan.   

    Terima kasih Ibu Susi Pujastuti, Karyamu tak menghianati hasil. Engkau sudah mampu menjaga aset yang diberikan Tuhan untuk Negara ini dengan baik. Salut dan keberkahan hidup selalu bersama ibu. Salam Hormat dari Guru di AISEI. 


#AISEI WritingChallenge
#InsprasiKartini
#KurikulumNgumpet

Day13 April 2021#AISEI WritingChallenge#InsprasiKartini#KurikulumNgumpetWajahnyaMulus,TakSemulusJalanHidupnya

 Jatianagor, 13 April 2021

WAJAHNYA MULUS,

TAK SEMULUS JALAN HIDUPNYA


Maaf, ya Sahabat. Saya kasih judul itu. Gimmick penulis. Dia adalah sahabatku di SMP, SMA dan Kuliah. Usianya di bawahku satu tahun. Namanya Diyah Indriani Mudjazin. Saya harus nulis lengkap namanya. Terkadang dia cukup bawel untuk urusan tulisan.

Dari SMP, dia memang anak yang aktif indeed sebagai pengurus Osis, Graduation, reunian memang jadi makanan setiap harinya. Naik tingkat ke SMA kami justru di arahkan sekolah untuk ambil jurusan Fisika (A1) waktu itu. Dia ditempatkan di kelas A1 4 dan saya A1 3 yang isinya laki-laki semua; perempuan hanya segelintir. Dia bukan hanya pengurus Osis SMAN 39 Cijantung tetapi juga sebagai pengurus kepramukaan. Karena dia pengurus Osis yang juga jago Tari Nusantara ini, dipercaya mengurusi bagian acara meskipun Cuma kurcaci aja. Tapi sukses mengajak saya yang memang hobi menari untuk membawakan tarian dari Sulawesi, dia yang mengajarkan juga. Hebatkan. Otaknya juga encer soal matematika dan fisika. Dia juga belajar Silat Merpati Putih bersama dengan saya, sayangnya dia hanya sampai di tingkat merah dan tidak dilanjutkan. 

Tahun kelulusan kami di SMA yaitu tahun 1987. Saya dan dia sama-sama tidak lulus SNMPTN tahun itu. saya masuk swasta jurusan Sastra Inggris, dia ambil jurusan Diploma Bahasa Arab UI. Setahun berikutnya dia mengikuti saya kuliah di Universitas Nasional mengambil Sastra Inggris. Jadi dia kuliah di dua tempat saat itu, sebelum kami bekerja part time dalam event organizer untuk menghadapi Ramadhan tahun itu bersama ICMI dan Republika dengan mahasiswa/mahasiswi Universitas Indonesia dari jurusan yang lain. Iin begitu dia saya panggil. Dia juga yang memperkenalkan saya dengan group Radio Amatir yang mainnya pakai HT, gitu,  dan bagaimana menjadi penyiar radio. Kita sempat juga merencanakan pembuatan cerita untuk sebuah novel. Sayangnya, setelah setengah jalan, dia sempat jarang bertemu lagi dengan saya. Karena saya pindah ke Bandung setelah diterima mengajar di sebuah sekolah.

Kalau diceritakan mengapa dia sengaja menyibukan diri dengan bekerja, menulis puisi, membaca, nonton drama korea, berorganisasi atau berniaga sungguh menyedihkan tetapi membuat saya terinspirasi untuk bekerja lebih baik dan bersyukur pada Allah. Itulah yang juga selalu disampaikan dia ketika perjalanan hidup mendera.

Terimakasih Iin Diyah “Amoy" Indriyani. Kamu adalah perempuan yang dicintai Allah dengan segala potensi yang dimiliki. Rasa sayangmu pada anak-anak sangat luar biasa meski bentuknya terkadang berbeda wujudnya dengan orang lain. Perjalanan hidupmu memang tidak semulus wajahmu, itu karena Allah tahu yang terbaik untukmu. Semangat, sahabatku tetaplah menginspirasi kita semua.    


#AISEI WritingChallenge
#InsprasiKartini
#KurikulumNgumpet























#AISEI WritingChallenge

#InsprasiKartini

#KurikulumNgumpet

Day11 April 2021#AISEI WritingChallenge#InsprasiKartini#KurikulumNgumpetKecil-kecil CabeRawitPonggawaAISEIWritingClub

 Jatinangor, 11 April 2021


KECIL-KECIL CABE RAWIT

Sejak pertemuan di bulan Oktober akhir ketika saya bergabung di writing club pertama kali, postur tubuhnya yang mungil ini begitu aktif memotori segala kegiatan menulis di writing club AISEI.

    Wanita cantik mungil ini biasa dipanggil oleh kami “mbak Dea” dari nama lengkapnya Amadea Sitorus, S.S.Sc. Beliau setahu saya, seorang guru di sebuah Sekolah Internasional di Bali. Beliau masih muda dan cantik serta penuh keceriaan. Jangan lupa beliau sangat energik juga loh.

    Seperti yang di atas telah disampaikan bahwa saya bertemu beliau secara virtual ketika di bulan Oktober 2020 itu saya mendapat barakah doorprize dari Writing Club AISEI saat itu. Beliau meminta saya menuliskan alamat. Karena nomor handphonenya tidak saya simpan alhasil ketika beliau menelpon tidak saya angkat. Tetapi kemudian saya menchat mbak Dea ketika jam sudah menunjukkan pukul 14.00 pulang dari Sekolah, kebetulan saya sudah mulai Work From Office. Kalau ingat, saya jadi malu sekali, karena saya tidak mengikuti undian tantangan malam sebelum pengumuman. Hingga sekarang saya masih semangat mengikuti challenge AISEI dengan alasan, mengembangkan bakat saja meskipun banyak sekali kendala. Pantang menyerah.

     Mengapa saya mengangkat Mbak Dea sebagai Inspirasi Kartini di hari ke  11 ini. Saya kira Mbak Dea adalah salah satu sosok pemudi yang mampu mengaktualisasikan kegiatan negatif media sosial ke arah lebih positif bagi pemuda bangsa ini. Beliau juga mampu memberikan motivasi bagi kami yang sudah memasuki usia lima puluh dan ingin profesional sebagai guru dalam menulis. Kreatifitas dan info-info menarik dalam webinar yang dilaksanakan setiap bulan, beliau lakukan benar-benar membuat saya berdecak kagum.

    Karya besar dari guru-guru, dihimpun bersama mbak Rita dalam kegiatan Lomba Blog AISEI di HUT pertamanya. Hasilnya, Sangat Luar biasa. Karya-karya terbaik dari penulis guru, yang apik-menarik, ikut berpartisipasi.  Hadiah untuk guru penulis yang terbaik pun sungguh menggembirakan. Kelebihannya lagi, yang menang maupun yang kalah tak merasa ada gap di dalamnya. Semua berjuang menulis untuk warisan budaya masa depan anak bangsa. Ini adalah cara terbaik mengajak para guru membaca. Dengan membaca, guru akan mampu memberikan ilmu terbaiknya kepada anak-anak didiknya; bahkan mampu mengajarkan dan melatih siswa dalam menciptakan ide-ide kreatif untuk membangun bangsanya dengan menulis.

     Terimakasih Kartini Muda “Amadea Sitorus”; Pemudi yang Kecil tapi benar-benar menggigit Etos Kerjanya. Pernyataan Kartini “Habis Gelap, Terbitlah Terang” terasa auranya kepada kami. Kami semangat untuk membantu menebar Literasi dimanapun kami mengajar.

        Beliau selalu melayani kapan saja guru-guru di writing club bertanya tentang tantangan tiap bulannya. Sampai dibuatkan wadah untuk memotivasi guru-guru/ Tenaga Kependidikan/ PNS lainnya yang baru bergabung dan jumlahnya mencapai 175 orang. Beliau masukkan orang-orang yang bersedia untuk membantu beliau memotivasi guru/tenaga kependidikan atau yang lain agar dapat menulis dengan baik. Beliau juga tak malu-malu untuk tetap belajar pada orang yang lebih mumpuni dalam hal menulis di Blog.

        Sejujurnya, saya malu pada nya. Karena tawaran beliau kepada saya untuk menjadi mentor bagi anggota Writing Club baru masih belum terlihat perkembangannya. Mulai saat ini, saya memaksakan diri untuk disiplin mengerjakan sesuatu yang cukup padat menjadi lebih baik dan terstruktur

Terimakasih Mbak Dea telah menginspirasi.

#AISEI WritingChallenge

#InsprasiKartini

#KurikulumNgumpet