Mengenai Saya

Foto saya
I love writing, learning, cooking, watching some cartoon films such, sponge Bob, naruto, the legend of Aang.

Sabtu, 17 Oktober 2020

Challenge AISEI #Day12AISEIWritingChallengeGagalJantungPerluDiwaspadai

 

                                            GAGAL JANTUNG PERLU DIWASPADAI

Makanan yang disajikan dalam video di atas amat menggugah selera sekali, bukan? Tetapi tahukah bahayanya bila kita terlalu sering mengkonsumsinya? Betul. Salah satu penyakit yang dapat menimbulkan kematian salah satunya adalah gagal jantung. Hal ini disebabkn karena gaya hidup (pola makan) yang kurang baik. Selain itu: ada hipertensi, ada kolesterol, ada diabetes malitus, ada juga jantung koroner. Jantung lagi, jantung lagi. Jantung adalah inti kehidupan manusia. Ketika jantung tidak berdetak maka proses kehidupan manusia terhenti.

Data yang disampaikan Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit ini dan disinyalir sebagai penyebab kematian tertinggi. Sebut saja Disfungsi Diastolik (DD) dimana jantung dari penderita tidak dapat rileks dengan cepat.  Tingkat kematian karena DD yang tidak disadari oleh penderitanya cukup signifikan; almarhum Didi Kempot, Basuki, Asraf Sinclair, Adjie Massaid, dan sederet nama lainnya meninggal dengan diagnosis serangan jantung. Mungkin di sekitar kita juga ada yang mengalaminya.

Mengapa hal itu bisa terjadi? “Menurut seorang Ahli Jantung Wael Jaber, MD, Disfungsi Diastolik ini berkaitan dengan gejala gagal jantung kongestif pada pasien yang memiliki cadangan fraksi ejeksi ventrikel kiri”, www.lifestyle.kompas.com , Mengenal Disfungsi Diastolik, Pemicu kematian yang tidak disadari (2020).  Jantung yang normal, memiliki fungsi sistolik normal artinya ventrikel kiri jantung dapat berkontraksi dengan baik dan benar saat memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara disfungsi diastolik, yang menyebabkan kematian meskipun sistim sistoliknya normal adalah karena tidak mampu merelaksasi.

Seram, yang ada di dalam benak kita masing-masing saat melihat bukti dan informasi tentang DD ini. Apakah bisa dicegah? Dari studi literasi terkait DD ini, www.lifestyle.kompas.com , sebaiknya dipelajari kupasan mengapa terjadi Disfungsi Diastolik, antara lain: 1. faktor usia, 2). faktor kelebihan berat badan, 3) faktor gaya hidup, 4) aktifitas fisik yang terbatas. Jika telah disadari tentang dimanakah posisi diri kita masing-masing dalam faktor-faktor pemicu terjadinya gagal jantung DD. Jika kita ada gejala hipertensi sistemik dan hipertrofi ventrikel, maka segerahlah ke dokter untuk memerikasakannya. Biasanya, seseorang yang terserang DD, diawali dengan sesak nafas yang jika tidak diberikan oksigen dengan segera, cenderung cepat membiru di bibir.

Pencegahannya: untuk yang merokok, berhenti merokok, untuk peminum (alkohol), membatasi meminum, mengubah pola makan, melakukan penurunan berat badan bertahap, mengendalikan hipertensi, mengendalikan kolesterol tinggi, perawatan diabetes, perawatan pada orang yang sudah mengidap penyakit jantung bawaan.

Tulisan ini juga sekaligus sebagai pengingat penulis ketika seorang yang mengidap jantung bawaan terserang DD ini 2 hari lalu dan memberikan informasi tentang DD setelah serangannya mereda. Ada banyak manusia yang terkena serangan ini, sang penderita serangan masih memikirkan orang lain agar lebih banyak mengenal tentang serangan jantung dadakan dan terkadang tanpa sebab.

Boleh jadi itu adalah tanda yang diberikan allah untuk membuat banyak kalangan tersadar, tiap menit bahkan detik kematian menghantui kita. Tidak ada ruginya, bila saja kita menyebarkan berjuta kebaikan di setiap detik hidup kita, syukur-syukur bila dilaksanakan oleh orang lain kebaikan kita. Bisa menjadi kesempatan terakhir kita melakukan keindahan dihadapan yang punya jagad. Semoga semua selalu sehat dan menebar kebaikan di bumi Allah.

Salam literasi!!

#30hariAISEIbercerita

#AISEIWritingChallenge

#100katabercerita

#pendidikbercerita

#warisanAISEI

#KomunitasSejutaGuruNgeblog

#AISEIInsiraAction

#KelasKreatif




1 komentar:

your opinion